[MASIH] Tentang Terapi Air Putih

Air merupakan komponen utama dari tubuh manusia. Kadar air tubuh berbeda-beda menurut usia. Janin dalam rahim ibu terdiri dari 100% air, sedangkan bayi yang baru lahir terdiri dari 75% air. Sementara orang dewasa terdiri dari 60% air dan kaum lansia terdiri dari 50% air.
Sebegitu pentingnya air dalam tubuh sehingga sedikit saja kekurangan kadarnya, tubuh bisa mengalami berbagai persoalan kesehatan. Bukan cuma soal kadarnya, keberadaannya boleh dibilang maha penting pada proses aktivitas tubuh. Karena memiliki berbagai fungsi vital yakni :

1. Sebagai Pelarut Dan Alat Angkut sebagai pelarut zat-zat gizi berupa monosakarida, asam amino, lemak, vitamin dan mineral serta bahan-bahan lain yang diperlukan seperti oksigen dan hormon. Zat-zat gizi dan hormon ini di bawa ke seluruh bagian tubuh yang membutuhkan.

2. Sebagai Katalisator yang mempermudah dan mempercepat berbagai reaksi biologis di dalam tubuh, termasuk di dalam saluran pencernaan.

3. Sebagai Pelumas pangkal -pangkal sendi tubuh sehingga tidak saling bergesekan dan dapat bergerak dengan bebas

4. Sebagai Pengatur Suhu Tubuh air mempunyai kemampuan untuk menyalurkan panas, sehingga memegang peranan penting dalam mendistribusikan panas di dalam tubuh.

5. Sebagai Peredam Benturan terdapat pada permukaan organ-organ tubuh tertentu yang bersifat lunak untuk menghindari dan meredam benturan yang dapat menyebabkan kerusakan.

6. Menjaga Kecantikan Dan Kesehatan Tubuh dengan terapi air yang penggunaanya secara internal dengan minum air atau ekternal sebagai pengobatan penyakit. Hal ini terjadi karena air yang diminum dengan jumlah cukup dan metode yang benar dapat memurnikan racun-racun yang terdapat di dalam tubuh.

Terapi Minum Air Putih

Saat ini banyak sekali dikenal berbagai jenis terapi air. Namun ada satu jenis terapi air yang mudah sekali melakukannya, yakni terapi minum air putih. Jika melihat fungsi dan manfaat air bagi tubuh, sungguh dikatakan terapi ini sehat sekali dan dapat mendorong pentembuhan berbagai pernyakit, seperti Kencing Manis, Asma, Bronchitis, Mencret, TBC, Rematik, Batu Ginjal, Kurang Darah, Darah Tinggi, Ambeien, Sembelit, Batuk, Radang Tenggorokan, dan sebagainya.

Caranya :

Terapi minum air putih sejak dulu telah dilakukan oleh nenek moyang, namanya “usha paana chikitsa”. Pagi hari ketika saat bangun tidur minumlah 1.5 liter air, yang kira-kira banyaknya 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter.

Setelah itu Anda boleh mencuci muka. Hal yang sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini. Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya. Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring.

Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa. Unutk latihan, boleh minum 4 gelas dahulu dan sisanya diminum dua menit kemudian. Awalnya Anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tapi setelah beberapa lama, akan normal kembali.

Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini, dalam waktu terapi seperti tertulis di bawah ini:

TBC Paru-Paru – 3 Bulan
Sembelit – 1 Hari
Kencing Manis – 7 Hari
Tekanan Darah – 4 Minggu
Kanker – 4 Minggu
Asam Urat – 2 Hari

Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksanakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan-selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh.(berbagai sumber)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: