Air minum dan Kesehatan

Penyakit-penyakit pada manusia umumnya disebabkan oleh 2 (dua) faktor yaitu:
Apa yang dimakan (food)
Apa yang diminum (drink)

Dari kedua faktor tersebut, fokus utama adalah pada air yang diminum, karena:
“Manusia dapat bertahan hidup sebulan tanpa makanan, tetapi hanya bertahan kurang dari seminggu tanpa air”

Penyakit yang disebabkan oleh air minum yang tercemar dapat berakibat:

;•Efek Langsung (Jangka Pendek)
Penyakit ini disebabkan oleh microbiologi / bakteri seperti: E-Coli, Coliform, Salmonela dan lain-lain. Penyakit yang ditimbulkan sebagai contoh seperti: sakit perut, diare / disentri dan lain-lain.
•Efek Tidak Langsung (Jangka Panjang)
Disebabkan oleh zat-zat kimia yang terkandung dalam air dan hal ini tergantung dari:
~ Akumulasi zat yang terlarut dalam air setiap harinya
~ Daya tahan tubuh; semakin bertambah umur daya tahan tubuh otomatis semakin lemah.

Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh zat-zat kimia ini efeknya tidak bisa langsung diketahui. Mungkin memerlukan waktu 5, 10, atau bahkan 15 tahun. Sebagai contoh: magnesium (Mg) dapat menyebabkan penyakit lever / hati, merkuri (Hg) dapat menyebabkan gangguan pada proses reproduksi dan gangguan syaraf, klorin dapat menyebabkan penyakit ginjal dan bila bereaksi dengan bahan organik membentuk senyawa trihalomethane (THM) yang dapat menyebabkan penyakit kanker dan lain-lain. Penyakit-penyakit ini pada umumnya dalam penyembuhannya memerlukan biaya yang sangat besar (very high cost).

Syarat Air Bisa Diminum

Untuk mengetahui apakah suatu air cukup sehat dan layak atau tidak untuk dikonsumsi (drinking water), maka air tersebut harus memenuhi 3 (tiga) persyaratan:

1. Secara Biologi: air minum yang sehat tidak boleh mengandung mikroba patogen (penyebab penyakit) dan mikroba lain yang mungkin menggangu kesehatan tubuh manusia.
2. Secara Kimia: tidak mengandung bahan-bahan kimia, seperti logam-logam berat yang berasal dari zat pewarna tekstil, bahan pestisida dan lain-lain. Selain itu air tidak boleh bersifat korosif (memiliki derajat keasaman yang rendah).
3. Secara Fisika: air tersebut secara visual atau dengan mata telanjang tidak berwarna (harus jernih atau bening), tidak berbau dan tidak ada rasa tertentu

One Response to “Air minum dan Kesehatan”

  1. Hebat inilah yang saya butuhkan untuk menyadarkan ke teman-teman tentang air yang baku. Semoga artikel ini bisa menggugah banyak orang untuk beralih dari air minum saat ini ke air minum yang sehat.
    Dari : http://airalkalinesehat.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: